BOSO WALIKAN NGALAM
Apa itu Boso walikan? Siapa yang pertama kali menggunakan dan menciptakan Boso walikan ? Boso walikan adalah bahasa yang sudah lazim digunakan sehari-hari, namun hanya mengubah cara maembacanya. Kata yang biasanya dibaca dari kiri ke kanan dalam Boso walikan dibaca dari kanan ke kiri. Bahasa yang biasanya dibalik juga barasal dari bahasa jawa dan bahasa Indonesia.
Yang pertama kali menggunakan dan menciptakan Boso walikan ini adalah para pejuang rakyat Kota Malang yang sedang melawan penjajah Belanda. Mereka menggunakan Boso walikan ini untuk alat komunikasi antar sesama pejuang serta sebagai identitas untuk mengenali lawan dan kawan. Karena, pada saat itu banyak sekali mata-mata pihak belanda yang berasal dari pribumi sendiri. Oleh karena itu, kegunaan Boso walikan ini juga untuk meminimalisir bocornya komunikasi dan strategi pejuang pada saat itu oleh mata-mata dari pri pribumi sendiri.
Boso walikan memang sudah menjadi ciri khas tersendiri dari Kota Malang. Namun, tidak semua kata bisa dibalik. Hanya kata-kata yang pengucapannya mudah dan umum saja yang bisa di balik. Seperti kata “Teknologi” tidak pernah diucapkan sebagai igolonket karena tidak umum dan sulit untuk mengucapkannya. Boso walikan pasti akan selalu berkembang, karena pasti masih banyak kata-kata yang bisa dibalik.
Berikut ini ada beberapa kosa kata yang bisa menjadi sedikit contoh dari Boso walikan Yang bisa ditemui di Kota Malang.
Malang : Ngalam
Mas : Sam
Saya: Ayas
Sandal : Landas
Kaos : Soak
Rumah : Hamur
Madura : Arudam
Pecel : Lecep
Komentar
Posting Komentar